Apple Didenda Rp. 1,5 Milyar, App Store Melanggar

Apple dan App Store adalah dua buah hal yang mungkin tidak akan bisa terpisahkan. Dimana para pengguna perangkat Apple pastilah sering mengunjungi toko online dimana berbagai aplikasi untuk perangkat Apple tersedia yaitu App Store.
Bahkan App Store bisa jadi adalah sebuah faktor yang mendukung keberhasilan berbagai piranti yang dikeluarkan oleh pihak Apple. Namun, di China ternyata App Store terpaksa harus berurusan dengan pihak pengadilan setempat atas pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh App Store. Hal ini seperti sebuah klise dimana sebuah perusahaan yang notabenenya adalah perusahaan yang sangat melindungi karya yang dihasilkan oleh perusahaannya kedapatan dan terbukti melanggar hak cipta orang lain.
Apple Didenda Rp. 1,5 Milyar, App Store Melanggar
Kasus tersebut ternyata berawal sejak tahun 2011 silam, dimana organisasi penulis China Written Works Copyright Society (CWWCS) yang merasa tidak terima karya tulis buatannya dimuat dan dijual di toko aplikasi online App Store.Organisasi tersebut pun akhirnya melayangkan gugatan ke pengadilan negeri Tirai Bambu tersebut.
Mengutip dari sebuah laman di detikInet (28/12/2012) secara terang-terangan perusahaan yang menjual aplikasi dengan menyertakan buku-buku yang dipermasalahkan secara ilegal. Hal ini berarti tidak meminta persetujuan atas penulis sang buku. Namun, dari sumber yang sama pula diketahui bahwa organisasi tersebut telah meminta kepada pihak Apple agar segera menghapus aplikasi tersebut dari App Store.
Namun, ternyata pihak Apple terkesan menunda untuk menghapus aplikasi terkait. Hal ini mencuat ketika tindakan yang diharapkan tidak kunjung dipatuhi oleh pihak Apple sehingga Organisasi tersebut pun melayangkan gugatan ke pengadilan setempat.
Awalnya pihak penggugat menyertakan ganti rugi sebesar USD 1,89 juta sebagai ganti rugi atas publikasi yang menyangkut hak cipta tersebut. Namun, setelah keputusan final, pihak pengadilan hanya menjatuhkan√ā¬† sanksi ganti rugi sebesar USD 165 ribu atau sekitar Rp 1,5 miliar kepada pihak Apple. Hal ini juga berarti bahwa Apple telah dinyatakan secara resmi bersalah atas kasus ini.
Lebih jauh para penulis pun merasa cukup puas dengan keputusan pengadilan. Setidaknya mereka berhasil membutktikan bahwa Apple memang bersalah. Lebih lanjut, para penulis pun meminta agar pihak Apple lebih selektif dalam menyaring aplikasi yang akan dijual pada App Store nantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.