Cara Jitu Mencegah dan Mengobati Diare pada Anak dan Balita

Anak-anak rentan terkena penyakit gangguan pencernaan alias diare. Diare pada anak sendiri harus dengan cepat untuk diatasi. Hal ini dikarenakan apabila lambat dalam penanganannya dapat menyebabkan si anak mengalami dehidrasi yang parah dan parahnya lagi bisa menyebabkan kematian. Hal inilah yang membuat para ibu harus jeli dalam mengetahui berbagai ciri, penyebab dan cara mengatasi diare pada anak.

Ciri Diare Anak

Biasanya, anak buang air besar sebanyak 3 kali dalam sehari. Dalam kondisi normal bentuk feses anak padat seperti pisang. Sementara dalam kasus anak terkena diare, biasanya anak buang air besar bercampur dengan air atau cair. Pada kondisi diare yang lebih parah, maka diare anak umumnya fesesnya berbentuk cair atau mengandung banyak air.

Kapan BAB Anak Disebut Diare?

Anak dapat dikatakan terkena diare apabila waktu buang airnya dalam sehari lebih banyak daripada biasanya. Dan umumnya kondisi feses yang dikeluarkanya pun cenderung lebih cair atau mengandung banyak air. Sementara kondisi kesehatan lain yang bisa terjadi adalah demam dan muntah yang mengikuti buang air besarnya.

Beberapa Prinisip Penanganan Diare pada Anak

Diare pada anak harus ditangani dengan prinsip dan cara yang benar. Kesalahan dalam menangani permasalahan tersebut dapat berdampak pada kemungkinan yang lebih parah. Berikut adalah prinsip penangan yang benar pada diare anak.

  1. Rehidrasi : Anak yang terkena diare rentan kehilangan ciaran dalam tubuhnya, hal ini jelas dapat membuat anak menjadi terkena masalah kekurangan cairan atau dehidrasi. Penangan yang tepat untuk masalah ini adalah rehidrasi atau mengganti cairan yang hilang baik itu dengan memberi minum melalui mulut atau mengganti cairan tubuh yang hilang dengan menggunakan infus.
  2. Porsi makan : Pastikan dalam keadaan diare, anak diberikan porsi makan minimal yang biasa dikonsumsi olehnya. Jangan biarkan anak anda kekurangan nutrisi karena masalah diare yang disebabkan oleh tidak makan dan juga tidak minum. Berikan ASI secara terus menerus dan apabila memungkinkan berikan pula dia makan seperti biasanya.
  3. Beri obat diare secara minimal. Banyak kasus diare pada anak yang bisa saja disembuhkan meski tanpa menggunakan obat sekalipun. Oleh sebab itu jangan biarkan anak anda mengkonsumsi banyak antibiotik dan antidiare karena berdampak pada pertumbuhannya.

Demikian prinsip penanganan diare pada anak yang tepat. Namun demikian tetap saja, apabila kondisi kesehatan bayi anda semakin parah akan lebih baik jika anda segera membawa anak anda ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.