Inilah 3 Jenis Penipuan Yang Sering Terjadi Dalam Asuransi Kendaraan

Asuransi memang menjadi pilihan yang menarik untuk diikuti oleh para pemilik mobil. Pasalnya dengan menggunakan jasa asuransi para pemegang polis bisa dengan mudah mendapatkan ganti rugi sekedar untuk memperbaiki kerusakan atau justru biaya berobat jika memang terjadi kecelakaan dan lain sebagainya yang bisa mendapatkan dana asuransi.

Namun, dunia ini bukan tanpa adanya tindak kecurangan. Kadang kala pemegang polis acap kali melakukan tindakan yang curang. Tindakan curang tersebut dilakukan biasanya dengan modus ingin melakukan klaim asuransi akan tetapi menyalahi atau tidak sesuai dengan prosedur yang telah menjadi ketetapan pihak penyedia jasa asuransi.

Asuransi Mobil

Asuransi Mobil

Meskipun memang pihak penyedia layanan asuransi dengan pihak nasabah atau pembayar asuransi telah melakukan perjanjian bermaterai dan memiliki kekuatan hukum, akan tetapi kecurangan terus saja terjadi. Mau tahu apa saja pelanggaran atau kecurangan tersebut? Berikut uraiannya.

Berikut 3 Kecurangan Yang Sering Terjadi Dalam Asuransi Kendaraan :

1. Asuransi Ganda

Dalam kecurangan yang satu ini, biasanya pemilik kendaraan mendaftarkan mobil yang sama pada dua polis. Dengan maksud jika nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan maka pemilik kendaraan mendapatkan dua klaim dari dua perusahaan penyedia layanan asuransi. Dalam prakteknya, tidak jarang para pemilik kendaraan pun bekerjasama dengan pihak bengkel dalam pemberian pernyataan, dan hal yang dilakukan secara sengaja ini sebenarnya melanggar hukum. Akan tetapi, bisa jadi hal ini dilakukan dengan tanpa adanya faktor kesengajaan, sebagai contoh, seorang pemilik mobil membeli mobil second dari seseorang yang telah mendaftarkannya ke penyedia layanan asuransi sehingga masih ada hak polis di kendaraan tersebut, akan tetapi pemilik baru tidak mengetahui dan kembali mendaftarkannya pada penyedia jasa asuransi kendaraan yang baru. Sehingga dengan otomatis kendaraan ini memiliki dua hak polis.

2. Klaim Fiktif

Klaim fiktif ini dimaksudkan adanya laporan atau klaim asuransi yang tidak benar dengan alasan yang dibuat-buat oleh pemegang polis. Misalnya saja ada kasus sebuah mobil menabrak pohon atau benda keras lainnya yang menyebabkan mobil tersebut rusak. Hal ini jelas tidak bisa dijadikan alasan untuk mendapatkan hak polis, oleh sebabnya dilaporkanlah dengan laporan terjadi tabrakan dengan mobil lain.

3. Kemudian Jenis Asuransi Totall Lost Only

Penyedia layanan yang memberikan jaminan pembelian mobil kembali jika mobil dicuri dan hilang tanp adanya unsur kesengajaan. Perusahaan ini sendiri sering menjadi target penipuan. Sebenarnya yang dimaksud tanpa adanya unsur kesengajaan tersebut adalah mobil tidak seharusnya dicuri dengan terlebih dahulu dipinjamkan kepada orang lain dengan sadar. Jika memang yang terjadi seperti demikian, maka dipastikan pihak perusahaan tidak akan menyetujui adanya klaim. Namun, beberapa orang justru membuat kendaraan mereka seolah-olah dicuri dan hilang agar dapat mendapatkan klaim sebagai pengganti mobilnya dengan yang baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.