Mengenal Alfamart dan Beberapa Program Sosial yang Dijalankannya

Alfamart merupakan salah satu jaringan toko swalayan yang telah memiliki cabang yang cukup luas di Indonesia. Pada umumya gerai yang memiliki logo produk yang khas dari www.alfamartku.com ini sangat diminati oleh berbagai kalangan masyarakat terutama untuk yang ingin membeli berbagai keperluan hidup seperti makanan dan minuman serta yang lainnya. Setidaknya ada lebih dari 200 merk ternama dari makanan dan minuman yang dijual di alfamart dengan harga yang menarik.

alfamart-1Dengan kesuksesan yang diraih oleh Alfamart hingga saat ini yang telah memiliki lebih dari 1000 gerai tentu menguak keingin tahuan kita mengenai sejarah dari mini market dengan jaringan terbesar di Indonesia yang satu ini. Berikut adalah sejarah singkat dari berdirinya jaringan alfamart tersebut.

Sejarah Singkat Berdirinya Alfamart di Indonesia

Alfamart yang saat ini memiliki banyak cabang di seluruh wilayah Indonesia tersebut dulunya adalah sebuah toko kecil yang ada di sebuah pasar tradisional yang ada di suatu daerah di Indonesia tepatnya di Jakarta. Toko tersebut didirikan oleh seorang yang memiliki nama Djoko Susanto yang terlahir pada tahun 1950. Selain menjual bahan makanan, pria yang dari lahir bernama Kwok Kwie Fo ini juga menjual rokok di tokonya tersebut.

Dengan kesuksesan dan keuntungan yang dihasilkan oleh Djoko Susanto melalui tokonya tersebut, maka bisnis jualan di toko itupun akhirnya mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kesuksesan ini akhirnya menarik minat seorang perusahaan tembakau terbesar di Indonesia untuk melakukan kontrak kerja bersamanya dan membangun sebuah supermarket yang diberi nama Supermarket Alfa Toko Gudang Rabat yang merupakan cikal bakal dari alfamart yang ada saat ini.

Setelah sekian lama berjalan, ternyata minimarket yang digagasnya dengan  bekerjasama dengan perusahaan tembakau terbesar di Indonesia tersebut ternyata tidak mampu bersaing di masyarakat. Hal ini memaksa Djoko Susanto untuk menjual saham dari Supermarket tersebut dan kemudian mendirikan PT Sumber Alfarian Trijaya Tbk yang mengurusi bidang ritel minimarket yang menyediakan dan mejual berbagai barang kebutuhan pokok masyarakat.

Usaha ritel minimarket yang digagas setelah kegagalan di usaha supermarket ini membawanya menjadi orang terkaya ke 27 di Indonesia dengan membuka banyak cabang di seluruh wilayah Indonesia hingga saat ini. Setidaknya hingga saat ini telah ada sekitar 6000 cabang alias gerai Alfamart yang tersebar di seluruh kota di wilayah Indonesia dan menjadi salah satu usaha yang mampu mempekerjakan banyak pekerja. Hal ini kemudian membawa nama Alfamart mendapatkan penghargaan sebagai Top 5 Mos Powerful Brand in Asia oleh Nikkei Brand Awards 2016.

Program Sosial Alfamart

Menariknya, Alfamart tidak hanya mengambil keuntugan semata dari usaha yang dibangunnya tersebut. Akan tetapi, mereka menjalankan program yang dinamakan dengan Corporate Social Responsibility atau progran CSR yang terbagi atas beberapa bidang seperti :

1. Alfamart Smart

Program yang satu ini menjangkau para siswa SMK dengan mengadakan program bernama Alfamart Class. Dimana dalam program tersebut para siswa diajarkan mengenai hal-hal yang berkenaan dengan pendidikan ritel kepaada para pesertanya yang tak lain adalah para pelajar SMK agar nantinya bisa menjadi pribadi yang mandiri dan bahkan bisa memiliki kemampuan membangun usaha ritel secara pribadi.

2. Alfamart Care

Dalam menjalankan program yang satu ini, pihak Alfamart tidak berjalan sendiri, akan tetapi bekerjasama mengajak serta lembaga-lembaga terpercaya untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat baik itu dengan program pasar murah, penyuluhan kesehatan, donor darah dan juga yang lainnya.

3. Alfamart Clean and Green

Salah satu program yang digagas dalam www.alfamartku.com ini menitik beratkan kegiatan pada pelestarian lingkungan. Sebut saja diantaranya adalah melakukan reboisasi dan lain sebagainya. Selain itu, program ini juga memberikan edukasi kepada para pedagang kecil untuk bisa memaksimalkan packaging dari produk yang mereka hasilkan agar bernilai jual lebih tinggi dan mampu bersaing di pasaran.

4. Alfamart SME’s

Program yang satu ini lebih kepada pendidikan dan latihan serta pemberian kemudahan pasokan barang kepada para pengusaha mikro kecil dan menengah untuk membangun usaha sendiri. Adapun masyarakat yang ingin mendapatkan kemudahan tersebut terlebih dahulu harus masuk ke dalam daftar outlet binaan Alfamart. Hal ini jelas menjadi salah satu bukti bahwa adanya Alfamart yang membuka cabang-cabangnya di berbagai daerah ternyata tidak akan membuat para pedagang kecil menjadi gagal bersaing dan gulung tikar, dan justru bahkan sebaliknya. Baik Alfamart dan pedagang usaha kecil sama-sama mendapatkan keuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.