Perkembangan Dunia Otomotif di Indonesia

Perkembangan dunia otomotif dari waktu ke waktu selalu diwarnai dengan berbagai macam kemajuan teknologi, inovasi dan berbagai hal-hal baru yang menarik dan menyita perhatian. Semua perkembangan yang ada tak bisa dipungkiri sangat menakjubkan. Sebagai negara yang selalu mengikuti perkembangan global, Indonesia juga mengamati perkembangan dan kemajuan bidang otomotif dengan baik dan antusias. Hal ini terbukti dengan tingginya angka kendaraan bermotor yang ada di Indonesia. Rasanya semua kalangan mengenal otomotif sebagai dunia yang erat kaitannya dengan keseharian.

otomotifSebagai negara yang besar dan luas, Indonesia juga memiliki kemajuan yang luar biasa terhadap bidang otomotif. Sebab, beberapa peneliti mengamati dan ikut menganalisa perkembangan otomotif yang berlangsung di Indonesia. Bahkan Indonesia menjadi salah satu pasar otomotif terbesar yang ada di Asia karena perkembangan ekonomi yang relatif stabil dan meningkatnya kebutuhan masyarakat kelas menengah. Regulasi otomotif yang tumbuh seiring perkembangan pasar yang meningkat ikut membantu peningkatan kemajuan otomotif yang ada di Indonesia. Itulah sebabnya perkembangan otomotif di Indonesia diharapkan bisa diiringi dengan hal-hal positif lainnya.

Sampai saat ini, kebutuhan akan transportasi atau kendaraan bermotor di Indonesia terus menerus meningkat. Baik itu kendaraan roda dua ataupun roda empat selalu disambut baik oleh masyarakat. Tak heran jika beberapa perusahaan tak pernah ragu atau merasa pesimis untuk memasarkan produk otomotif di Indonesia. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hal ini yang disebabkan karena pasar otomotif di Indonesia begitu besar potensinya karena daya beli masyarakat yang begitu tinggi dan kebutuhan transportasi yang sangat meningkat.

Perkembangan dunia otomotif yang berlangsung di Indonesia sampai saat ini membuat investasi di sektor otomotif meningkat. Beberapa perusahaan otomotif ternama yang mendominasi sektor otomotif seperti Honda, Toyota, Daihatsu dan lainnya menambah kapasitas produksi di beberapa tempat di Indonesia. Namun bukan berarti Indonesia tidak berinovasi dan mengutamakan produk import untuk memenuhi kebutuhannya. Dari waktu ke waktu, Indonesia berupaya menciptakan inovasi dan merancang produk otomotif sendiri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini ditujukan untuk memaksimalkan daya saing industri otomotif dalam negeri agar tidak kalah dengan produk luar.

Pesatnya perkembangan dan kemajuan otomotif di Indonesia secara bertahap membuat pengetahuan masyarakat akan bidang otomotif pun bertambah. Contohnya, semua masyarakat lebih selektif untuk menentukan jenis kendaraan yang akan dibeli sesuai kebutuhan. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan seseorang dalam memilih kendaraan antara lain: 

  • Spesifikasi mesin.
  • Performa dan kehandalan kendaraan.
  • Kapasitas dan fitur kendaraan.
  • Desain body yang ditawarkan.
  • Harga jual kendaraan.

 Perkembangan kemajuan otomotif di Indonesia bukan hanya dibuktikan dengan bertambahnya pengetahuan akan bidang otomotif semata, namun SDM di bidang otomotif di Indonesia juga terus meningkat kualitasnya. Hal ini juga didukung dengan banyaknya sarana yang dapat dikelola dan dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan sektor otomotif di Indonesia. Beberapa sekolah teknik otomotif atau perguruan tinggi bidang otomotif juga sudah ada untuk meningkatkan potensi SDM di Indonesia yang berkaitan dengan bidang otomotif yang kian berkembang di masa depan.

Bukan hanya kaum laki-laki, namun kalangan perempuan juga memiliki ketertarikan yang tidak kalah tinggi terhadap bidang otomotif yang semakin berkembang. Inilah yang membuat kemajuan sektor otomotif di Indonesia begitu pesat dan lebih tinggi dibandingkan beberapa negara lainnya. Maka dari itu, perkembangan dan kemajuan dunia otomotif yang kian pesat di Indonesia harus disertai dengan kemajuan di berbagai sektor lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.