Sinopsis ‘Api Tauhid’ Novel Terbaru Karya Habiburrahman El-Shirazy

Api Tauhid adalah salah satu novel terbaru yang dikarang oleh Habiburrahman El Shirazy. Novel ini tentunya diharapkan menjadi suksesor dari novel-novel beliau yang telah lebih dulu menjadi idola bagi para pencinta novel Tanah Air seperti Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih dan lainnya. Penasaran dengan sinopsis dari Novel tersebut? Berikut uraiannya.

Novel Api Tauhid

Novel Api Tauhid

Sinopsis Novel Api Tauhid

Novel Api Tauhid mengisahkan seorang lelaki bernama Fahmi, asal Lumajang, Jawa Timur. Bersama dengan beberapa rekannya seperti Ali, Hamza, dan Subki dirinya menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi ternama di kota Madinah, tepatnya Universitas Islam Madinah.

Dalam perjalanannya menuntut ilmu, Fahmi pun dihadapkan pada kisah kehidupan rumah tangga yang cukup pelik dan menimbulkan kegalauan dalam hatinya. Akan tetapi, hal ini urung dirinya ceiritakan kepada orang lain dan lebih memilih untuk menyembunyikan dan merasakannya sendiri. Guna menghilangkan rasa galaunya tersebut, dirinya pun memutuskan untuk beri’tikaf di mesjid. Dalam iktikaf tersebut dirinya pun merencanakan untuk melakukannya selama 40 hari dan mengkhatamkan Al Quran sebanyak 40 kali pula. Akan tetapi, hal ini hanya mampu dilakukan olehnya sebanyak 12 hari karena setelahnya dirinya pingsan dan harus dilarikan ke Rumah Sakit.

Dengan keadaannya tersebut, teman-temannya pun merasakan khawatir akan Fahmi dengan keadaannya sekarang yang lebih banyak murung dan tidak seceria sebelumnya. Hamza yang merupakan temannya yang berasal dari Turki pun berinisiatif untuk mengajak Fahmi untuk berlibur ke kotanya agar bisa membuat Fahmi kembali ceria.

Di Turki, Hamza berharap agar Fahmi bisa menghilangkan rasa galaunya tersebut sambil mengajaknya untuk menelusuri jejak perjuangan salah satu tokoh Islam terkenal disana. Tokoh Islam tersebut bernama Said Nursi yang juga merupakan tokoh Ulama di Desa Nurs. Reputasi ulana tersebut memang sangat mengagumkan di Turki.

Lalu, mampukah Fahmi mengusir rasa galaunya tersebut? Ternyata perjalanannya di Turki membawanya bertemu dengan dua orang gadis yang kemudian dikenalnya dengan nama Emel dan Aysel. Keduanya sendiri masih memiliki hubungan darah dengan Hamza, dimana Emel merupakan adik Hamza dan Aysel adalah sepupu Hamza. Aysel pun dengan mudah menyatakan cinta kepada Fahmi karena merasa jatuh hati pada kemudahan Fahmi dalam menyikapi segala sesuatunya.

Lalu, bagaimanakah dengan Emel dan bagaimanapula dengan kisah cinta Fahmi dengan wanita yang bernama Nuzula? Semuanya ada dalam Novel Terbaru karangan Habiburrahman El-Shirazy. Novelist yang bisa dijuluki nomor 1 di Indonesia.

Sinopsis Api Tauhid

Pengarang     : Habiburrahman El-Shirazy

ISBN                : 9-7860-2899-795-9

Terbit              : Jakarta, 2014 

Halaman         : 573 Halaman

Harga              : Rp. 79000,-

Dimensi          : 13.5 X 20.5 Cm

Cover              : Soft Cover

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.