Anti Virus Gratisan Tak Kalah dengan Berbayar

Virus komputer merupakan musuh besar para pengguna komputer. Tentu saja demikian, karena memang kalau komuter sudah terjangkit virus, secara otomatis sistem komputer pun akan mengalami penurunan performa. Seperti komputer terasa berat saat digunakan. Hingga yang terparah ulah dari virus adalah membuat file yang kita pelihara atau file berharga kita menjadi rusak atau bahkan terhapus dari sistem komputer kita.
Tentu, dalam hal ini sungguh sangat menyebalkan saat kita mengalami hal yang demikian.tak banyak yang bisa kita lakukan kecuali mencegah hadirnya virus ke komputer kesayangan kita. Oleh sebab itu, adanya sistem keamanan seperti anti virus merupakan sebuah hal yang sangat wajib ada pada komputer yang kita miliki.
Anti Virus Gratisan Tak Kalah dengan Berbayar

Aplikasi anti virus sebenarnya banyak terdapat di internet. Mulai dari yang berbayar hingga yang gratisan. Mulai dari yang produksi lokal seperti SmadAV maupun dari luar negeri seperti Avast, Avira, Bitdefender dan lain sebagainya.
Banyaknya anti virus tersebut. Membuat kita kebingungan dalam menggunakan yang mana. Sebagai catatan, jangan gunakan terlalu banyak anti virus di sistem komputer anda. Karena anti virus biasanya memakai banyak memori saat digunakan. Sehingga bukan tidak mungkin keberadaan anti virus bisa membuat komputer anda menjadi berat. Pilihlah yang diyakini akan aman terhadap virus. Sebagai referensi saya menggunakan avast free (gratisan) dan juga MSE untuk Windows 7 yang saya pakai, dan alhamdulillah tidaka da virus yang bisa masuk untuk sementara ini.
Membahas masalah anti virus berbayar dan gratis. Banyak kalangan berpendapat bahwa anti virus berbayar lebih baik dan tahan terhadap serangan virus. Namun, pernyataan tersebut terbukti tidak benar. Faktanya dalam sebuah riset yang baru saja dilakukan oleh Virus Bulletin dan AV-Comparative, yang mengadakan tes atau uji coba pada semua anti virus. Baik yang gratis ataupun berbayar. Terbukti bahwa aplikasi gratis tidak kalah dengan anti virus berbayar.
Dikutip dari sebuah laman di detikInet, sistem pengujian yang dilakukan adalah Untuk membuktikan kemampuan semua anti virus yang ada, kedua lembaga anti virus itu menggunakan sekitar 25 ribu sebagai ‘umpan’. Nah penilaian diberikan dari seberapa banyak virus yang dikenali aplikasi.
Berikut hasil 10 besar pengurutan anti virus yang terbaik dalam uji coba yang dilakukan tersebut, : G-Data, Avira, Kaspersky, Sophos, Bitdefender, eScan, Webroot, Avast dan Eset

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.