Implan Medic, Pendeteksi Serangan Jantung

Serangan jantung adalah penyakit yang sangat berbahaya yang apabila terlambat dalam penanganan bisa menyebabkan penderita meninggal dunia. Sesuatu yang tidak ada yang mengharapkan, namun tidak bisa dihindari ketika takdir sudah menuliskan demikian. Namun, apakah kita harus menyerah dengan takdir? Kita wajib berusaha. Bukan menghentikan, namun yang terbaik adalah mencegahnya.

Implan Medic, Pendeteksi Serangan Jantung
Terkait akan hal ini, di Swiss para ilmuan diketahui sedang mengembangkan sebuah alat kecil yang diberi nama Implan Medic. Dengan design terkecil di dunia, Alat ini berisi beberapa sensor, sebuah chip sepanjang 14-milimeter  yang dapat mengukur molekul dalam aliran darah dari suatu organisme hidup dan mengirimkan hasilnya secara nirkabel ke smartphone dan tablet . 
Alat ini diklaim bisa mendeteksi akan adanya pertanda serangan jantung beberapa jam sebelum serangan jantung itu terjadi. Mengutip dari Tabloid Pulsa,  Sandro Carrara yang merupakan pemimpin tim peneliti  di Institut Teknologi Federal Swiss di Lausanne menyebutkan bahwa, “pada  tubuh manusia terdapat  sebuah molekul yang disebut troponin, yang  akan dilepaskan oleh otot jantung hanya tiga sampai empat jam sebelum serangan jantung terjadi. Dan molekul ini akan muncul setelah otot jantung mulai rusak. Di sinilah Implan Medic bisa mendeteksi  3-4 jam sebelum troponin dilepaskan dan mulai menyebar ke seluruh tubuh.”
Implan medic ini bekerja dengan sebuah pacth yang ditempelkan ke kulit penggunanya, yang mirip dengan patch nikotin, akan tetapi bukan berupa obat, melainkan sebuah baterai. Dengan gelombang elktromagnetik, chip tersebut mengirimkan informasi ke pacth baterai, yang kemudian di transmisikan ke aplikasi mobile dengan menggunakan koneksi bluetooth. 
Alat ini, oleh para ahli yang membuatnya sudah di uji coba pada 5 ekor tikus melalui aliran darah dan hasilnya sangat memuaskan dan tidak mengalami kendala.  Tentu saja hasilnya sangat akurat dan memenuhi deteksi dini.

Para peneliti sendiri akan memperkenalkan hasil temuan mereka tersebut pada pameran Disain & Teknologi di Eropa  pada 20 Maret 2013. Dan disebutkan akan hadir sekitar 4 tahun lagi untuk bisa dijual ke pasaran. Pada saat itu, mereka menyebutkan bahwa harganya akan dibuat kurang dari USD 1 atau hanya berkisar antara Rp9 ribuan untuk masing-masing Implan Medic.
Bagaimana menurut anda?
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.