Inilah Cara Astronot Keramas di Luar Angkasa

Luar angkasa seperti yang kita ketahui bersama tidak memiliki gaya gravitasi seperti di Bumi. Hal ini menyebabkan apabila ada benda yang jatuh atau dijatuhkan tidak akan ke bawah. Justru hanya akan melayang-layang. Manusia pun pastinya akan seperti terbang dan melayang. Lalu, sebuah pertanyaan menggelitik pun hadir akan hal ini. Bagaimana cara para astronot yang berada di luar angkasa untuk keramas?

Salah satu astronot bernama Karen Nyberg dengan berbaik hati mau menceritakan bagaimana proses keramas di luar angkasa. Nyberg sendiri adalah salah satu kru dari Stasiun Luar Angkasa Internasional Ekspedisi 36’. Dia pun mengunggah video berdurasi sekitar 2 menit 58 detik yang mempertontonkan bagaimana cara para astronot untuk keramas ketika berad di luar angkasa.

Astronot KeramasPerlu diketahui selain kendala tidak adanya gaya gravitasi bumi, di luar angkasa pasokan air pun terbatas. Oleh sebabnya, air bekas keramas pun kemudian diolah dan melalui serangkaian proses hingga air pun bisa kembali dikonsumsi sebagai air minum.

Kembali ke soal keramas, tatkala air yang terbuang setelah mencuci rambut akan diserap oleh saluran udara. Ini juga termasuk sisa-sisa air yang menempel di rambut Karen Nyberg. Air bekas keramas itu pun kembali akan diproses melalui sebuah langkah yang namanya pemfilteran. Proses ini sendiri berguna untuk mendaur ulang sehingga air sendiri masih bisa digunakan bahkan bisa dijadikan air minum.

Di Youtube, video yang menceritakan bagaimana para astronot keramas ini berjudul ‘Inside the ISS – Hair Raising Hygiene!’. Video ini diunggah pada 9 Juli 2013, hingga Senin (15/07/13) sore mampu menyita 1,2 juta penayangan. Penasaran dengan video tersebut? Silahkan lihat di bawah ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.