Inilah Tips Lengkap Membeli Rumah Murah di KPR

Perumahan murah di Perumnas adalah salah satu cara yang anda bisa cari untuk bisa mendapatkan hunian yang layak yang dijual dengan harga yang lebih murah. Berbicara masalah rumah tentunya di jaman dimana persaingan semakin ketat ini tentu saja hal tersebut adalah sebuah cara alternatif yang tentunya anda cari.

rumah-murahHanya saja perumahan murah di Perumnas sendiri terkadang sudah banyak yang telah melakukan pemesanan. Alhasil anda bisa jadi akan kehilangan kesempatan tersebut. Namun demikian jangan pernah berputus asa, karena pasti akan selalu ada jalan. Salah satu jalan yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR.

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai cara atau tips yang lengkap yang bisa kita lakukan untuk membeli rumah di KPR. Perlu anda ketahui bahwa KPR adalah kredit yang diberikan oleh perbankan untuk para nasabah mereka yang ingin memiliki rumah atau justru hanya memperbaiki rumah mereka.

Setidaknya ada dua jenis KPR yang ada di Indonesia, yakni KPR Subsidi dan ada juga KPR Non Subsidi. Untuk KPR Subsidi sendiri umumnya diberikan kepada para nasabah yang memiliki tingkat eknomi menengah ke bawah. Adapun subsidi yang diberikan bisa jadi terkait bunga, subsidi dana pembangunan rumah dan lainnya.

Sementara KPR non subsidi adalah KPR yang bebas diperuntukan kepada seluruh nasabah bank itu sendiri. Namun mungkin saja lebih mahal karena seluruh kebijakan bunga, cicilan dan besaran dana akan diatur oleh bank itu sendiri.

Adapun untuk anda yang ingin membeli murah melalui program KPR, setidaknya ada beberapa hal yang perlu anda lakukan atau perhatikan. Dan hal tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Pastikan sertifikat rumah tidak memiliki masalah kemudian juga perlu memperhatikan IMB apakah memang sudah sesuai dengan kondisi rumah yang anda beli. Hal ini perlu anda lakukan jika anda membeli rumah dari orang perorangan.
  2. Kemudian jika anda membeli rumah dari pihak developer rumah, maka anda harus memastikan bahwa developer rumah tempat anda membeli rumah tersebut memiliki izin. Jangan membeli dari developer rumah yang tidak mampu menunjukkan izin pembuatan rumah tersebut.
  3. Mengenali reputasi penjual. Caranya adalah dengan mengetahuinya dari orang yang telah membeli atau keterangan darimana saja tentang si penjual rumah tersebut.
  4. Hindari melakukan transaksi bawah tangan. Usahakan semua surat menyurat dan sengketa tanah serta pihak-pihak yang berhubungan dengan tanah atau rumah tersebut telah mengetahuinya. Dan ada alih kredit jika memang rumah tersebut masih berstatus sebagai jaminan di bank.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.