Pacar Diminta Telan iPhone

iPhone mempunyai ukuran yang cukup besar, sehingga tidak mungkin untuk kita menelanya. Aplagi memang sebuah iPhone bukan untuk dimakan. Namun tragis nasib seorang wanita asal New York Amerika Serikat. Dimana dia secara paksa disuruh menelan iPhone yang dia miliki oleh kekasihnya sendiri. 

Kejadian bermula saat keduanya sedang berada di sebuah apartemen yang mereka diami.pada saat itu sang pacar yang bernama Brian Anscomb meminta password iphone yang gadis itu pakai. Namun, gadis itu menolak untuk memberi tahu apa password dari iPhone yang dia punya. 

Pacar Diminta Telan iPhone

Sadar bahwa keinginannya tidak dipenuhi oleh gadis yang merupakan pacarnya tersebut. Brian pun marah, dan dengan paksa membuka mulut sang gadis yang belakangan diketahui bernama Jaime Gattung ini dan memaksa untuk memasukkan iPhone tersebut ke mulut sang gadis. Dalam tindakan penganiyaan ini, diketahui bahwa Jaime sempat terluka mulutnya akibat dipaksa menelan benda yang keras berjenis iPhone tersebut.

Disebutkan dalam sebuah laman di detikInet bahwa sang gadis pun mengadukan tindakan sang pacar ke pihak yang berwajib. Dengan dibantu oleh seorang pengacara yang bernama Rosemarie Arnold, dia berhasil membuat sang lelaki dihukum percobaan hingga 3 tahun.

Sebuah hukuman yang cukup berat untuk tindakan yang diluar logika manusia. Dimana marah membuat diri seseorang menjadi tak terkontrol dan melakukan hal yang tidak selayaknya dilakukan kepada seorang gadis yang notabenenya adalah kekasihnya sendiri. Apa anda termasuk tipical lelaki yang seperti ini? Akan lebih baik anda untuk mengetahui dan sadar akan hal ini. Bahwa kemarahan tidak akan menyelesaikan masalah. Bahkan bisa disebutkan sebaliknya. Hanya akan menimbulkan masalah baru.

Cerita ini juga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa ponsel merupakan sebuah privacy pemiliknya. Tidak seharusnya kita mengetahui apa yang ada dalam perangkat ponsel seseorang. Tidak terkecuali untuk pacar. Kalau dengan alasan cemburu bisa melakukan hal seperti yang diceritakan di atas akan lebih baik kita koreksi dulu apakah kita benar-benar cemburu atau hanya sekedar ingin menguasai seseorang dan berbuat semena-mena?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.