Paten ‘Pinch-to-Zoom’ Apple Ditolak

Apple memang sebuah perusahaan yang serius untuk melakukan sebuah paten terhadap beberap teknologi yang mereka kembangkan. Banyak dari teknologinya yang kini telah mampu untuk mereka miliki hak patennya. Namun, ada juga beberapa paten yang gagal mereka dapatkan.
Sebagai contoh, hak paten yang gagal mereka dapatkan adalah sebuah paten untuk teknologi Pinch to Zoom yang saat ini dikabarkan mereka kembangkan. Paten teknologi gesture ini merupakan satu dari sekian banyak “senjata” yang digunakan oleh Apple untuk melawan Samsung di pengadilan. Namun, sayang pihak pengadilan Amerika Serikat justru menolak pengajuan paten mereka tersebut.
Paten 'Pinch-to-Zoom' Apple Ditolak
Dengan adanya penolakan paten dari pengadilan Amerika Serikat tersebut berarti Apple tidak bisa lagi menggunakannya untuk menuntut Samsung. Namun, Apple masih punya beberapa paten lagi yang mungkin bisa diajukan untuk menuntut Samsung, salah satunya adalah tekologi yang membuat layar sentuh menjadi besar dengan hanya mengetuk permukaan layarnya saja. Selain itu ada  juga teknologi single-touch dan multi-touch. 
Selain dari segi fitur Apple juga diketahui mengadukan Samsung dari bentuk design. Design membulat seperti curve yang Samsung gunakan pada piranti yang mereka rilis juga dipermasalahkan oleh pihak Apple yang mengklaim bahwa design tersebut telah melanggar paten yang telah menjadi milik Apple.
Beralih ke permsalahan Fitur pinch-to-zoom, fitur ini adalah fitur yang mengizinkan pengguna untuk melakukan zoom in (memperbesar tampilan) atau zoom out (memperkecil tampilan) terhadap sebuah gambar, peta digital, teks tulisan, dan masih banyak lagi.   
Cara menggunakan fitur ini pun cukup mudah. Pengguna hanya menyentuh layar dengan dua jari. Jika ingin menjalankan fungsi zoom in, pengguna hanya perlu menjauhkan dua jari yang digunakan. Adapun untuk fungsi zoom out, pengguna hanya perlu mendekatkan kedua jari, mirip dengan gerakan mencubit.
Teknologi ini sebenarnya sudah banyak digunakan oleh beberapa perangkat mobile tentunya dengan layar sentuh. Uniknya, meski disebut sebagai paten pinch-to-zoom, sebenarnya teknologi yang dicakup oleh paten itu adalah membedakan antara single touch dan multi touch. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.