Pemerintah Irlandia Tak Lagi Pakai Blackberry Pindah ke iPad

Para pengguna Blackberry sepertinya sudah mengetahui bagaimana cara kerja produk smartphone yang diluncurkan oleh pihak Research In Motion tersebut. Banyak fitur yang membuat kita bisa terhubung secara lebih cepat dengan teman-teman internet kita. Sebut saja Blackberry Messengger, meskipun hanya bisa digunakan antar sesama pengguna blackberry saja, namun fitur ini serasa menjadi nyawanya sebuah perangkat Blackberry.
Karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan orang memiliki alasan hanya untuk bisa chatting dengan aplikasi Blackberry Messengger mereka membeli perangkat bermerk Blackberry tersebut. Padahal disamping itu banyak yang bisa diambil. Sebut saja kemudahan dalam megakses media sosial seperti facebook dan juga twitter serta bagi pengguna usaha yang suka dengan yahoo messengger. Pastinya juga bisa melakukan chatting tanpa batas dimanapun anda berada asal masih ada jaringan.
Pemerintah Irlandia Tak Lagi Pakai Blackberry Pindah ke iPad
Namun, fitur di atas tak lantas membuat pelanggan sekaliber Pemerintah suatu negara bertahan dalam menggunakan Blackberry. Disalah satu laman di detikInet dituliskan bahwa sebuah negara yang bernama Irlandia, pemerintahnya berhenti dalam menggunakan piranti dengan merk Blackberry dan berpindah kepada produk Apple yaitu iPad.
Hal ini disebabkan oleh karena mereka merasa bahwa penggunaan Blackberry sepertinya tidak lagi efesien untuk sebuah institusi pemerintahan. Untuk gantinya pemerintah negara tersebut telah berpindah ke perangkat besutan Apple yaitu iPad. Kemudian lagi, salah satu alasan juga yang menyebabkan keberpalingan mereka dari produk Blackberry adalah karena keharusan untuk membayar BlackBerry Enterprise Server.
Berbanding terbalik pada perangkat lain seperti iOS dan juga Android yang tidak melakukan pungutan biaya tambahan tersebut. Kalau pada Blackberry diharus melakukan pembayaran atas dua server yang terpisah, power, cooling, administrasi dan support tahunan.
Sebelumnya aksi serupa sebuah lembaga dari Blackberry ke perangkat lain ini sudah dilakukan oleh beberapa lembaga, sebut saja  lembaga General Service Administration (GSA) di Amerika Serikat dan juga maskapai penerbangan besar di Australia, Qantas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.